Philadelphia, Amerika Serikat – Tiket ke babak perempat final Piala Dunia 2026 berhasil diamankan oleh tim nasional Prancis setelah menyingkirkan Paraguay dengan skor tipis 1-0. Pahlawan kemenangan Les Bleus adalah kapten mereka, Kylian Mbappe, yang sukses mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-70 di Stadion Philadelphia pada Minggu, 5 Juli 2026. Kemenangan ini membawa Prancis selangkah lebih dekat menuju gelar juara, sekaligus mengakhiri perjalanan heroik Paraguay di turnamen akbar ini.
Pertandingan babak 16 besar yang berlangsung di tengah suhu 39 derajat Celsius ini disaksikan oleh 68.324 penonton yang memadati Philadelphia Stadium. Sejak peluit awal dibunyikan, Prancis, yang dianggap sebagai salah satu tim paling menonjol di turnamen ini, langsung mengambil inisiatif serangan. Namun, mereka dihadapkan pada tembok pertahanan Paraguay yang sangat rapat dan disiplin. Tim asuhan Didier Deschamps kesulitan menembus barisan belakang lawan yang tampil solid, membuat peluang bersih sangat jarang tercipta sepanjang babak pertama.
Prancis hanya menciptakan beberapa upaya di babak pertama dari situasi bola mati atau tembakan jarak jauh. Jules Kounde sempat melepaskan tembakan setelah memanfaatkan sepak pojok, namun bola masih tepat mengarah ke pelukan kiper Paraguay, Orlando Gill. Upaya dari Manu Kone dan Adrien Rabiot melalui tembakan dari luar kotak penalti juga belum mampu memecah kebuntuan. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum, mencerminkan ketatnya pertarungan di lapangan.
Perjuangan Les Bleus di Babak Pertama
Babak pertama pertandingan antara Prancis dan Paraguay diwarnai dengan dominasi penguasaan bola oleh Les Bleus, namun tanpa hasil yang signifikan. Pertahanan Paraguay yang kokoh berhasil meredam setiap serangan yang dilancarkan oleh para penyerang Prancis. Strategi Paraguay untuk memperlambat tempo permainan dan membatasi ruang gerak lawan terbukti efektif. Tim Amerika Selatan ini, yang sebelumnya berhasil menyingkirkan Jerman di babak sebelumnya, menunjukkan semangat juang yang luar biasa dan disiplin taktis yang tinggi.
Didier Deschamps terlihat mencoba berbagai skema untuk membongkar pertahanan lawan, namun rapatnya barisan belakang Paraguay membuat setiap percobaan serangan Prancis selalu kandas. Beberapa kali, para pemain Prancis mencoba peruntungan dari jarak jauh, yang sayangnya tidak membuahkan hasil. Kiper Orlando Gill juga tampil sigap di bawah mistar gawang, berhasil mengamankan setiap ancaman yang datang. Ketegangan terlihat jelas di wajah para pemain Prancis yang frustrasi dengan solidnya pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Prancis kembali meningkatkan intensitas serangan mereka. Perubahan taktik dan masuknya Desire Doue menggantikan Bradley Barcola memberikan dampak positif bagi daya gedor Les Bleus. Kehadiran Doue menambah kecepatan dan kreativitas di lini serang Prancis, yang mulai menemukan celah dalam pertahanan Paraguay. Kylian Mbappe sempat mendapatkan peluang emas melalui skema serangan cepat, namun Juan Jose Caceres berhasil menggagalkan aksinya sebelum ia sempat melepaskan tembakan ke gawang.
Gol Penalti Kylian Mbappe Penentu Kemenangan
Momen krusial akhirnya tiba pada menit ke-70. Les Bleus mendapatkan hadiah penalti setelah insiden di dalam kotak terlarang Paraguay. Wasit asal Uzbekistan, Ilgiz Tantashev, awalnya tidak meniup peluit, namun setelah meninjau tayangan VAR, ia memutuskan bahwa gelandang Paraguay, Diego Gomez, telah melakukan pelanggaran terhadap Desire Doue di dalam kotak penalti. Keputusan ini menjadi titik balik penting dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut.
Kylian Mbappe, sebagai kapten tim dan eksekutor utama, maju untuk mengambil tendangan penalti. Dengan tenang dan penuh percaya diri, Mbappe mengecoh kiper Orlando Gill dengan tendangan akurat ke pojok kiri bawah gawang. Bola meluncur deras tanpa bisa dijangkau, dan gol penalti Kylian Mbappe tersebut sukses membawa Prancis unggul 1-0. Selebrasi meriah pun pecah di kubu Prancis, menandai keberhasilan mereka memecah kebuntuan yang telah berlangsung lama. Gol ini juga menempatkan Mbappe sejajar dengan legenda Argentina, Lionel Messi, dengan torehan tujuh gol di ajang Piala Dunia.
Setelah gol tersebut, Prancis terus menekan, berusaha menambah keunggulan. Mbappe kembali mengancam gawang Paraguay melalui aksi individu yang berbahaya, menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia. Namun, skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan kemenangan tipis namun krusial bagi Prancis. Pertandingan ini juga menampilkan beberapa insiden dan tantangan keras dari Paraguay di menit-menit akhir, menunjukkan frustrasi mereka yang memuncak, meskipun wasit tidak menggajar sebagian besar insiden tersebut dengan kartu.
Menuju Perempat Final: Tantangan Maroko Menanti
Kemenangan atas Paraguay ini mengantarkan Prancis melaju ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Di babak delapan besar, Les Bleus akan menghadapi tantangan berat dari tim nasional Maroko. Maroko sendiri berhasil memastikan tempat di perempat final setelah sebelumnya mengalahkan Kanada dengan skor telak 3-0. Pertemuan antara Prancis dan Maroko diprediksi akan menjadi salah satu laga paling menarik di turnamen ini, mengingat kedua tim memiliki kekuatan dan strategi yang mumpuni.
Tim asuhan Didier Deschamps kini harus mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi Maroko. Meskipun berhasil menang, performa Prancis melawan Paraguay menunjukkan bahwa mereka masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam menembus pertahanan lawan yang rapat. Namun, semangat juang dan kualitas individu para pemain Prancis, terutama Kylian Mbappe, akan menjadi modal utama mereka. Perjalanan Prancis di Piala Dunia 2026 terus berlanjut, dengan harapan besar untuk bisa mengangkat trofi juara.