Kabar duka menyelimuti jagat politik dan bisnis Indonesia. Rachmat Gobel, tokoh nasional yang pernah menjabat sebagai Pimpinan DPR RI periode 2019-2024 dan Menteri Perdagangan, telah berpulang pada Jumat dini hari, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB. Kepergiannya di usia 63 tahun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan masyarakat luas yang mengenal dedikasinya. Setelah musyawarah keluarga, mereka memutuskan untuk memakamkan jenazah almarhum di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan. Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata menjadi penanda penghormatan terakhir bagi seorang pejuang bangsa.
Keputusan Keluarga: Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Pihak keluarga akhirnya mengumumkan kepastian lokasi peristirahatan terakhir almarhum Rachmat Gobel. Setelah musyawarah mendalam, mereka memutuskan untuk mengebumikan jenazah di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan. Pemilihan TMP Kalibata, kompleks pemakaman bagi para pahlawan dan tokoh berjasa bagi negara, mencerminkan pengakuan atas kontribusi besar almarhum selama hidupnya. Keluarga merencanakan prosesi pemakaman berlangsung setelah pelaksanaan Salat Jumat pada hari yang sama, memberikan waktu bagi para pelayat untuk memberikan penghormatan terakhir di rumah duka. Keputusan ini sekaligus mengklarifikasi informasi awal yang sempat beredar, yang menyebutkan almarhum akan dimakamkan di Gorontalo, kampung halamannya. Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas doa, perhatian, dan dukungan yang berbagai pihak berikan sejak kabar duka ini menyebar. Mereka juga memohon doa agar Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga mengunggah pernyataan resmi ini melalui akun Instagram Rachmat Gobel, memastikan informasi yang akurat kepada publik.
Penghormatan Terakhir dan Suasana Duka di Rumah Duka
Sejak Jumat pagi, para pelayat dari berbagai kalangan memadati rumah duka almarhum Rachmat Gobel di Jalan Supomo Nomor 55A, Tebet, Jakarta Selatan. Mereka berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Berdasarkan pantauan di lokasi, antrean panjang pelayat memenuhi hingga halaman rumah duka, menunjukkan betapa besar rasa kehilangan atas kepergian sosok yang dikenal luas ini. Para pelayat nampak antre bergantian untuk memasuki rumah duka, memberikan kesempatan bagi setiap individu menyampaikan duka cita secara langsung. Karangan bunga sebagai ungkapan duka cita juga terus berdatangan tanpa henti, memenuhi area sekitar rumah duka. Nama-nama besar dari dunia politik, bisnis, dan pemerintahan terlihat mengirimkan karangan bunga, menandakan luasnya jaringan dan pengaruh almarhum. Suasana haru dan khidmat menyelimuti prosesi persemayaman jenazah sebelum akhirnya diberangkatkan ke TMP Kalibata. Keluarga mengoreksi informasi mengenai pemakaman di Gorontalo, yang sebelumnya disampaikan oleh politikus NasDem Willy Aditya, seperti CNN Indonesia melaporkan. Keputusan akhir keluarga untuk memilih TMP Kalibata sebagai tempat peristirahatan terakhir almarhum Rachmat Gobel menjadi penanda penghormatan negara atas jasa-jasanya, memastikan bahwa beliau akan bersemayam di antara para pahlawan bangsa.
Mengenang Jejak Pengabdian Rachmat Gobel bagi Bangsa
Banyak orang mengenal Rachmat Gobel sebagai sosok yang memiliki rekam jejak panjang dan cemerlang di dunia usaha dan politik Indonesia. Sebelum aktif di parlemen, beliau adalah seorang pengusaha ulung yang memimpin berbagai perusahaan, bahkan pernah menjabat sebagai Komisaris Utama di berbagai perusahaan PT Panasonic, sebuah konglomerasi multinasional yang memiliki pengaruh besar. Karier politiknya juga tak kalah gemilang, puncaknya adalah saat memangku jabatan Pimpinan DPR RI periode 2019-2024, di mana orang mendengar suaranya dan mengakui kontribusinya. Tak hanya itu, Presiden juga pernah mempercayai Rachmat Gobel sebagai Menteri Perdagangan di era Presiden Joko Widodo, menjabat dari tahun 2014 hingga 2015, sebelum Thomas Trikasih Lembong menggantikannya. Dalam kapasitasnya sebagai menteri, beliau menggagas dan mengimplementasikan banyak kebijakan strategis untuk kemajuan perdagangan nasional. Kepergiannya meninggalkan banyak karya dan teladan berharga yang akan terus menjadi inspirasi. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, yang turut berbelasungkawa, mengenang almarhum sebagai sahabat lama dan pejuang bangsa. Zulhas mengungkapkan bahwa komunikasi terakhirnya dengan Rachmat Gobel terjadi pada Juni 2026, saat menghadiri Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, dalam suasana penuh keakraban dan diskusi konstruktif. Seluruh pihak yang mengenal Rachmat Gobel bersaksi bahwa beliau adalah pribadi yang baik, dengan warisan pengabdian yang masyarakat Indonesia akan terus kenang. Beliau adalah sosok pekerja keras dan mudah bergaul, sebagaimana kenangan yang kolega-koleganya sampaikan. Masyarakat tentu sangat merasakan kehilangan sosok seperti Rachmat Gobel, namun jejak pengabdiannya akan selalu menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Saat masyarakat memakamkan Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. Dedikasi dan kontribusinya, baik di sektor swasta maupun pemerintahan, telah memberikan dampak signifikan bagi kemajuan bangsa. Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata adalah bentuk penghormatan tertinggi atas pengabdiannya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan Allah SWT memberikan ketabahan serta kekuatan kepada keluarga yang berduka dalam menghadapi duka ini.