Gambar thumbnail generate AI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan tolok ukur kinerja pasar saham Indonesia. Pada perdagangan Rabu (22/7), IHSG dibuka menguat, melanjutkan tren positif yang terjadi di sesi sebelumnya. Penguatan ini memberikan gambaran dinamika yang menarik di pasar modal domestik.
Kinerja dan Dinamika IHSG Terkini
IHSG membuka perdagangan Rabu (22/7) dengan kenaikan 50,21 poin atau 0,79 persen, mencapai level 6.390. Berdasarkan data RTI Business, indeks saham sempat menyentuh level tertinggi 6.394 setelah dibuka pada posisi 6.366, sebelum sedikit terkoreksi ke level terendah 6.360. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp11.185,638 triliun pada pagi itu.
Aktivitas perdagangan menunjukkan 303 saham menguat, 178 melemah, dan 215 stagnan di awal sesi. Volume perdagangan mencapai 3,46 miliar saham dengan nilai transaksi Rp1,48 triliun, terjadi dalam 234.780 kali frekuensi transaksi. IHSG menguat ke level 6.390 pada pagi hari tersebut.
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa (21/7) sore, IHSG telah ‘ngegas’ 1,74 persen atau menguat 108,24 poin, ditutup pada level 6.340. Sektor energi memimpin penguatan dengan kenaikan 3,58 persen, sementara hanya sektor kesehatan yang mencatat koreksi sebesar 1,23 persen. Secara keseluruhan, 10 dari 11 sektor indeks menguat pada penutupan tersebut.
Pasar saham di Asia menunjukkan variasi dengan mayoritas bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 Jepang menguat 3,26 persen, Straits Times Singapura plus 0,45 persen, dan Shanghai Composite China naik 1,79 persen. Di Eropa, indeks DAX Jerman menguat 0,30 persen dan FTSE 100 Inggris plus 0,15 persen. Namun, bursa Amerika kompak melemah, dengan NASDAQ Composite turun 0,05 persen, Dow Jones minus 0,59 persen, dan S&P500 terkoreksi 0,19 persen.
Prediksi dan Analisis Pasar
Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan pada perdagangan. Ia merekomendasikan investor untuk mencermati peluang pengujian area 6.355-6.398, namun tetap mewaspadai potensi koreksi jangka pendek ke kisaran 6.274-6.307. Herditya juga memproyeksikan rentang support di 6.111 dan 5.839, serta resistance di 6.377 dan 6.599.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, juga melihat peluang penguatan berlanjut bagi indeks saham. Menurut Ivan, selama IHSG mampu bertahan di atas level support terdekat 6.205, indeks berpotensi menguji area 6.545 sebagai target resistance berikutnya. Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.205, 6.007, dan 5.887, serta resistance 6.377, 6.545, 6.688, dan 6.835.