Kabar mengenai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di PT Tokopedia, yang disebut-sebut mencapai 90 persen dari total karyawan, telah menjadi sorotan publik dan memicu berbagai spekulasi. Menanggapi isu sensitif ini, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), sebagai salah satu pemegang saham, telah memberikan pernyataan resmi. GoTo menegaskan bahwa pihaknya menghormati setiap langkah strategis yang diambil oleh manajemen Tokopedia, sekaligus memastikan bahwa dampak dari penyesuaian organisasi tersebut terhadap aspek keuangan maupun non-keuangan GoTo hanya akan terbatas.
Pernyataan ini disampaikan oleh Corporate Secretary GoTo, R A Koesoemohadiani, sebagaimana diungkapkan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Sabtu, 4 Juli 2026. Penjelasan ini menjadi krusial di tengah kekhawatiran pasar mengenai implikasi dari restrukturisasi skala besar di salah satu entitas digital terbesar di Indonesia. GoTo, yang sebelumnya memiliki kepemilikan signifikan, kini telah mengalami perubahan struktur kepemilikan yang fundamental, yang turut memengaruhi cara mereka mencatat investasi di Tokopedia.
GoTo Hormati Keputusan Manajemen Tokopedia
Dalam respons resminya, GoTo secara tegas menyatakan penghormatan penuh terhadap setiap keputusan yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia. Pernyataan ini menggarisbawahi prinsip tata kelola perusahaan yang baik, di mana pemegang saham mayoritas atau signifikan memberikan otonomi kepada manajemen operasional untuk menjalankan strategi bisnis dan penyesuaian organisasi yang dianggap perlu. Langkah-langkah penyesuaian organisasi tersebut dipastikan akan dihormati oleh GoTo, mengingat kompleksitas operasional dan dinamika pasar yang dihadapi oleh platform e-commerce sebesar Tokopedia.
Penyesuaian organisasi, dalam konteks bisnis, seringkali mencakup berbagai inisiatif seperti restrukturisasi departemen, optimalisasi sumber daya manusia, hingga efisiensi operasional. Meskipun kabar mengenai Tokopedia dikabarkan PHK karyawan dalam jumlah besar ini cukup mengejutkan, GoTo memilih untuk fokus pada posisi mereka sebagai pemegang saham yang mendukung keputusan strategis Tokopedia. R A Koesoemohadiani menambahkan bahwa dampak finansial maupun non-finansial terhadap GoTo diprediksi hanya akan terbatas. Hal ini menjadi poin penting yang ingin disampaikan GoTo kepada investor dan publik, untuk meredakan potensi kekhawatiran terkait kinerja keuangan mereka di masa mendatang.
Dampak Terbatas bagi GoTo Setelah Dilusi Saham
Klaim GoTo mengenai dampak yang terbatas ini bukan tanpa dasar. Penjelasan utama terletak pada perubahan struktur kepemilikan GoTo di Tokopedia. Pada Januari 2024, kepemilikan perseroan terdilusi menjadi 24,99 persen. Angka ini sangat signifikan karena berada di bawah ambang batas yang biasanya memerlukan konsolidasi penuh laporan keuangan. Sebelum dilusi ini, ketika GoTo memiliki kepemilikan mayoritas atau signifikan yang memungkinkan konsolidasi, laporan keuangan Tokopedia akan digabungkan sepenuhnya ke dalam laporan keuangan GoTo. Ini berarti setiap pendapatan, biaya, aset, dan liabilitas Tokopedia akan tercermin secara langsung dalam laporan keuangan GoTo.
Namun, dengan kepemilikan yang kini berada di bawah ambang batas konsolidasi, yaitu 24,99 persen, Tokopedia tidak lagi dianggap sebagai entitas yang dikonsolidasi penuh oleh GoTo. Perubahan ini secara fundamental mengubah cara GoTo melaporkan kinerja keuangan terkait Tokopedia. Dampak dari potensi PHK di Tokopedia, termasuk biaya restrukturisasi atau penurunan kinerja operasional, tidak akan secara langsung memengaruhi laporan laba rugi konsolidasi GoTo seperti sebelumnya. Ini adalah perbedaan krusial yang menjelaskan mengapa GoTo dapat menyatakan bahwa dampak yang akan mereka rasakan akan terbatas. Informasi lebih lanjut mengenai kabar ini dapat ditemukan di sumber terpercaya yang membahas dinamika pasar modal dan perusahaan teknologi di Indonesia.
Metode Ekuitas dan Implikasi Keuangan GoTo
Untuk mencatat investasinya di PT Tokopedia, GoTo kini menggunakan metode ekuitas, sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228 mengenai investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama. Metode ekuitas adalah pendekatan akuntansi di mana investor mengakui bagiannya atas laba atau rugi entitas asosiasi dalam laporan laba ruginya. Namun, aset dan liabilitas entitas asosiasi tidak digabungkan secara garis besar ke dalam laporan posisi keuangan investor. Sebaliknya, investasi dicatatkan sebagai satu baris item dalam neraca investor, dan nilainya disesuaikan secara periodik untuk mencerminkan bagian investor atas laba atau rugi entitas asosiasi serta dividen yang diterima.
Dengan penerapan metode ekuitas ini, potensi dampak keuangan terhadap GoTo dari penyesuaian organisasi di Tokopedia akan sangat terbatas pada perubahan nilai investasi GoTo di Tokopedia, yang dipengaruhi oleh kinerja bersih Tokopedia. Misalnya, jika Tokopedia mengalami kerugian akibat biaya PHK atau penurunan pendapatan, GoTo akan mencatat bagiannya atas kerugian tersebut sebagai penyesuaian pada nilai investasinya. Namun, GoTo tidak akan menanggung secara langsung seluruh biaya operasional atau restrukturisasi Tokopedia dalam laporan keuangannya. Ini memberikan semacam ‘penyangga’ finansial bagi GoTo, membatasi eksposur langsung terhadap fluktuasi operasional Tokopedia. Oleh karena itu, pernyataan GoTo bahwa kemungkinan adanya dampak keuangan terhadap mereka hanya akan terbatas, didasarkan pada prinsip akuntansi yang berlaku dan struktur kepemilikan yang telah berubah.