JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mengumumkan transisi kepemimpinan penting. Destry Damayanti kini menjabat sebagai pejabat sementara Gubernur BI. Penunjukan ini menyusul pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia. Bank Indonesia mengambil keputusan strategis ini untuk memastikan keberlanjutan operasional dan stabilitas kebijakan moneter di tengah perubahan pucuk pimpinan bank sentral.
Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo, sebuah langkah yang menandai dimulainya proses pergantian kepemimpinan. Destry Damayanti, yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI, kini mengemban tanggung jawab besar ini. Bank Indonesia berharap transisi ini dapat menjaga kepercayaan publik dan pasar terhadap institusi Bank Indonesia yang vital bagi perekonomian nasional. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan pengumuman resmi mengenai pengunduran diri Perry Warjiyo di Gedung Bank Indonesia pada Senin, 27 Juli 2026. Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa setelah penerimaan surat pengunduran diri tersebut, pemerintah akan segera memproses pemberhentian secara hormat dan menindaklanjuti sesuai dengan mekanisme Undang-undang Bank Indonesia. Proses ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengikuti prosedur hukum yang berlaku dalam pergantian pejabat tinggi negara.
Proses Transisi dan Dasar Hukum Penunjukan Destry Damayanti Pejabat Sementara Gubernur BI
Dalam Rapat Dewan Gubernur pada Minggu, 26 Juli 2026, Bank Indonesia menetapkan Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI. Keputusan ini mempertimbangkan kelancaran operasional dan mandat Bank Indonesia. Destry Damayanti mengemban jabatan sementara ini dengan dasar hukum yang kuat, sesuai dengan Undang-undang (UU) No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia. Undang-undang tersebut telah mengalami perubahan terakhir kali dengan UU No. 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Kerangka hukum ini memberikan landasan yang jelas bagi penunjukan pejabat sementara dalam situasi seperti ini, memastikan bahwa Bank Indonesia mengambil setiap langkah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bank Indonesia merancang proses transisi ini untuk meminimalkan gangguan terhadap fungsi-fungsi utama, yang meliputi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan. Keberadaan Destry Damayanti Pejabat Sementara Gubernur BI menjamin bahwa Bank Indonesia akan terus melaksanakan tugas-tugas vital ini dengan profesionalisme tinggi.
Komitmen Destry Damayanti Terhadap Tata Kelola dan Stabilitas Bank Indonesia
Dalam pernyataan resminya, Destry Damayanti menegaskan komitmen Bank Indonesia untuk mengutamakan tata kelola kelembagaan yang baik dan profesional. Ia menyampaikan pernyataan ini sebagai respons terhadap penunjukannya, menunjukkan fokus pada integritas dan efisiensi dalam menjalankan mandat bank sentral. Selain itu, Destry juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang berkelanjutan dengan pemerintah. Bank Indonesia dan pemerintah menganggap kolaborasi ini krusial dalam menjalankan tugas dan amanah masing-masing, terutama dalam menghadapi dinamika ekonomi global dan domestik. Bank Indonesia berharap sinergi ini dapat menciptakan kebijakan yang lebih terpadu dan efektif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Destry Damayanti, seperti dikutip dari Antara pada Senin, 27 Juli 2026, menyatakan, “Bank Indonesia akan memastikan keberlangsungan tugas dan wewenang untuk mencapai stabilitas nilai tukar rupiah, memelihara stabilitas sistem pembayaran, dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.” Pernyataan ini menggarisbawahi prioritas utama yang akan menjadi fokus kepemimpinan sementaranya, yaitu menjaga fondasi ekonomi makro yang kuat.
Menjaga Stabilitas Ekonomi di Bawah Kepemimpinan Interim Destry Damayanti
Peran Destry Damayanti sebagai pejabat sementara Gubernur BI menjadi sangat krusial dalam menjaga kepercayaan pasar dan stabilitas ekonomi nasional. Dengan latar belakangnya sebagai Deputi Gubernur Senior BI, Destry memiliki pemahaman mendalam tentang tantangan dan peluang yang dihadapi perekonomian Indonesia. Pengalaman ini diharapkan dapat memuluskan proses transisi dan memastikan bahwa kebijakan moneter tetap berjalan efektif. Fokus utama Bank Indonesia di bawah kepemimpinan interim ini akan tetap pada pilar-pilar stabilitas: menjaga nilai tukar rupiah yang stabil, memastikan kelancaran sistem pembayaran, dan memelihara stabilitas sistem keuangan. Ketiga pilar ini adalah kunci untuk menciptakan lingkungan ekonomi yang kondusif bagi investasi dan pertumbuhan. Bank Indonesia akan terus berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sejalan dengan mandatnya yang telah ditetapkan. Sinergi yang kuat dengan pemerintah akan menjadi faktor penentu dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan, termasuk potensi gejolak global. Pembaca dapat mengakses informasi lebih lanjut mengenai pengumuman penting ini melalui berita Tempo.co yang telah melaporkan secara detail.
Penunjukan Destry Damayanti sebagai pejabat sementara Gubernur BI adalah langkah proaktif untuk memastikan kontinuitas dan stabilitas di Bank Indonesia setelah pengunduran diri Perry Warjiyo. Dengan komitmen pada tata kelola yang baik dan sinergi yang erat dengan pemerintah, Bank Indonesia berharap dapat terus menjalankan perannya yang vital dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendukung pertumbuhan yang inklusif.